KPK Memeriksa Yaya Purnama Terkait Kasus Suap

Indonesia memiliki lembaga yang berfungsi untuk mengatasi masalah korupsi, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi atau sering disingkat KPK. Tidak bisa dipungkiri bahwa korupsi selalu terjadi di Indonesia, bahkan terjadi semakin parah. Dalam berita Tasikmalaya disampaikan bahwa KPK melakukan pemeriksaan terhadap ajudan dan juga mantan ajudan dari Wali Kota Tasik yang menjabat selama dua periode. Pemeriksaan ini dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2018.

Kasus Suap Yaya Purnama Diperiksa KPK

Dua Aparatur Sipil Negara itu adalah Galuh Wijaya dan Pepi Nurcahyadi, dimana mereka diperiksa sebagai dua orang saksi di dalam kasus suap. Selain itu juga diperiksa pula dua orang dengan kasus yang sama, yaitu Kepala Dinas Kesehatan dan Sekretaris Dinas PUPR. Pemeriksaan ini dilakukan sekitar 2,5 jam. Ketika KPK melakukan pemeriksaan, mereka dimintai pertanggungjawaban dan menerangkan tentang usulan pengajuan dana mengenai perimbangan daerah di tahun 2018. KPK ini mendapatkan data-data yang mendukung dari Kota Tasik sendiri.

Hal ini tentu ada kaitannya dengan para tersangka. Ia tidak mengetahui karena pemeriksaan itu adalah job desk yang harus dilakukan oleh sekpri saat itu. Sementara untuk keterangan Aparatur Sipil Negara lainnya dibolehkan untuk menanyakan secara langsung sehingga bisa lebih jelas. Untuk Dinas Kesehatan Tasikmalaya sudah diperiksa oleh KPK sebagai saksi dari tersangka dari Yaya Purnomo. Dalam berita Tasikmalaya memberitahukan bahwa Kepala dinas tidak mengenal dan tidak juga bertemu dengan tersangka.

Dijelaskan bahwa jubir dari KPK yang bernama Febri Diansyah menyatakan bahwa dari pihak KPK masih akan menelusuri kasus penyuapan dana dengan tersangkanya yakni Yaya Purnomo. Salah satu yang dilakukan oleh KPK adalah dengan mendalami mengenai proses penganggaran, sehingga kasus ini bisa segera terungkap dan kemudian ditutup. Apalagi kasus suap ini tidak sekali ini terjadi, karena sudah banyak kasus suap yang ditangani oleh anggota KPK.

Itulah berita Tasikmalaya terkait suap yang diperkirakan dilakukan oleh Yaya Purnama. Dalam kasus ini, KPK akan terus melakukan penelusuran dan pemeriksaan untuk mengungkap kebenaran. Pada dasarnya, KPK ini selalu dibantu oleh berbagai pihak untuk mendapatkan data yang akurat terkait kasus yang sedang ditangani. Dengan demikian maka proses penanganan kasus bisa lebih cepat.

Leave a Reply