Penghambat Berkembangnya Kelapa Sawit Di Indonesia

Kelapa sawit merupakan salah satu sumber daya alam yang ada di Indonesia. Komoditi ini memiliki nilai guna yang lumayan karena melihat keberadaannya saat ini yang hasil olahannya digunakan oleh hampir seluruh masyarakat. Meskipun kita lihat PT Tripura Agro Persada yang digerakkan oleh CEOnya, yaitu Arif Rachmat sawit terlihat sukses, namun sebenarnya masih ada hambatan berkembangnya kelapa sawit di Indonesia. Oleh karena itulah pemanfaatan sawit di Indonesia belum bisa maksimal.

Beberapa Penghambat Berkembangnya Kelapa Sawit

Sebenarnya kelapa sawit di Indonesia memiliki potensi untuk mendobrak angka perekonomian yang rendah di Indonesia. Namun karena banyak penghambat, sehingga hal ini tidak bisa dilakukan secara langsung dan tentunya perkembangannya menjadi terhambat dan tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal potensinya. Kalian bisa memperhatikan beberapa penghambatnya di bawah ini mengapa kelapa sawit terhambat di Indonesia.

  1. Banyaknya Keluhan Dari Masyarakat

Hal yang pertama yaitu banyaknya ketidak setujuan masyarakat dengan adanya kebun ini menjadi salah satu faktor penghambat berkembangnya sawit. Karena banyak masyarakat yang mengecam perusahaan sawit karena mereka merasa bahwa perkebunan sawit bisa merusak alam. Sehingga banyak masyarakat yang membentuk gerakan untuk menolak perluasan wilayah dari perkebunan kelapa sawit yang dijalankan seperti saat ini.

  1. Adanya Perda Yang Mengatur Ketentuan Wilayah

Arif Rachmat sawit bisa memiliki luas lahan yang besar karena dia memilih tempat yang tepat yaitu yang terpencil dan memiliki lahan yang luas sehingga tidak terpengaruh dengan ini. Namun banyak di daerah lain yang masih adanya dialog dengan proaktif masyarakat tentang perda. Karena ada yang mengatakan bahwa wilayah tertentu tidak boleh digunakan oleh kegiatan lain selain kegiatan pemerintahan.

Jadi itulah beberapa faktor penghambat mengapa potensi pertumbuhan sawit di Indonesia belum bisa maksimal. Oleh karena itulah kita perlu melihat perusahaan yang tidak memiliki masalah seperti itu seperti PT Tripura Agro Persada yang sawitnya di kelola oleh CEO nya yaitu Arif Rachmat sawit. Mereka tidak menghadapi masalah tersebut karena mereka menggunakan metode dan cara yang tepat dalam mengambil keputusan.

Leave a Reply